Sang Muslimah

Wasiat bagi sang istri

Posted by: rinidpahrian on: Desember 23, 2009

Amru bin Hujr, Raja Kinda, melamar Ummu Iyas binti Auf bin Melham Asy-Syaibani. Ketika hari pernikahannya sudah dekat, ibunya, Umamah binti Harits memberikan sebuah wasiat sebagai pilar kehidupan rumah tangga yg bahagia & sebagai kewajiban istri kepada suaminya.

“Putriku, sesungguhnya jika wasiat itu tidak diperlukan karena kelebihan budi pelekerti, niscaya hal itu juga tidak diperlukan olehmu. Akan tetapi wsiat merupakan pengingat bagi orng yg lalai & pembantu bagi orang yg berakal.

Seandainya seorang wanita tidak membutuhkan suami karena kekayaan kedua orang tuanya, niscaya kamulah orang yg tidak memerlukannya. Akan tetapi wanita diciptakan untuk laki2 & sebaliknya.

Putriku kamu telah berpisah dengan lingkungan temaptmu dididik. Kamu meninggalkan sarang tempatmu tumbuh, untuk menuju rumah yg belum kamu kenal & pasangan yg masih asing. Krena dia adalah suamimu, maka diapun menjadi pengawas & raja bagimu. Jadikan dirimu sebagai hamba sahaya baginya, niscaya dia akan menjadi hamba yg dekat denganmu.

Dan jagalah sepuluh perkara utuknya sebagai kekayaanmu yg paling berharga :

  • bersikaplah qanaah dengan khusyuk untuknya
  • dengar & taatilah dia dengan baik
  • jaga pandangannya, jangan sampai matanya melihat sesuatu yg buruk padamu
  • jaga penciumannya, dan janganlah hidungnya mencium darimu kecuali aroma yg harum
  • menjaga waktu tidurnya, karena terganggunya tidur bisa membuatnya murka
  • menjaga makannya, karena pedihnya lapar bisa membuatnya marah
  • jagalah hartanya, kunci persoalan dalam urusan harta adalah adalah pengaturan yg baik
  • hormatilah keluarga & kerabatnya, dalam urusan keluarga adalah penataan yg baik
  • jangan menyelisihi perintahnya, jika kamu melakukannya kamu telah mengisi dadanya dengan kemarahan
  • jangan membeberkan rahasianya, jika kamu melakukannya maka kamu tidak akan aman dari dari penghianatannya

Janganlah engkau berbahagia didepannya jika ia sedang bersedih, & jangan engkau bersedih didepannya jik ia berbahagia.

Semoga Allah memberi rahmat kepada orang yg berkata :

” mata cinta itu buta dari seluruh aib, sebagaimana mata benci melihat semuanya serba buruk”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

arsip muslimah

 

Desember 2009
S S R K J S M
« Sep   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.